Memasuki minggu ke-2 pembelajaran distance education yaitu mengenai ''Perilaku Pelanggan''
Perilaku konsumen atau pelanggan merupakan suatu proses dan aktivitas ketika seseorang berhubungan dengan pencarian, pemilihan, pembelian,penggunaan serta, pengevaluasianproduk dan jasa memenuhi kebutuhan dan keinginan. Prilaku konsumen adalah tindakan-tindakan yang dilakukan oleh individu, kelompok atau organisasi yang berhubungan dengan proses pengambilan keputusan dalam mendapatkan, menggunakanbarang-barang atau jasa ekonomiyang selalu berubah dan bergerak sepanjang waktu.
Faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen
Ada beberapa factor yang mempengaruhi prilaku konsumen. Faktor-faktor tersebut dibedakan menjadi 2 bagian yaitu :
1. Faktor internal
Faktor-faktor yang berasal dari diri pribadi seorang konsumen diantaranya faktor situasi ekonomi, gaya hidup, kepribadian dan konsep diri, umur dan siklus hidup, dan pekerjaan.
2. Faktor external
Factor-factor yang berasal dari lingkuangn sekitar seorang konsumen diantaranya faktor pengaruh keluarga, peran dan status dan lingkunagn atau grup.
3. Faktor psikologi
Diantaranya motivasi, presepsi, pembelajaran, beliefs and attitude.
4. Faktor kebudayaan
Diantaranya subkultur dan kelas social.
Adapun yang mempengaruhi factor-factor prilaku konsumen, yaitu : Efek iklan bagi prilaku konsumen dapat berupa manfaat ataupun keburukan. Setiap orang tentu mendapatkan efek yang berbeda dari menonton iklan. Ada yang menganggap iklan tersebut bermanfaat tapi ada pula yang menganggap iklan tersebut berguna. Iklan memang bagaikan dua sisi mata uang dalam kehidupan kita bias bermanfaat ataupun tidak bermanfaat. Manfaatnya adalah iklan dapat memberikan kepada kita sebuah informasi mengenai sebuah barangay atau jasa. Konsumen jadi lebih mengetahui karakteristik dari sebuah barang maupun jasa yang diiklankan tersebut.
Prilaku konsumen merupakan studi tentang bagaimna membuat keputusan ( decision units ), baik individu,kelompok, ataupun organisasi membuat keputusan membeli atau transaksi pembelian suatu produk dan mengkonsumsinya.
Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa untuk melaksanakan semua kegiatan dalam proses menejemen pemasaran, pemesar perlu mengetahui prilaku konsumen. Sasarannya supaya kiat-kiat pemasaran yang dilakukan benar-benar menagrah pada profitability dari perusahaan atau dari usaha yang sedang kita jalani.
Setelah melewati perjalanan yang panjang dan berliku untuk bias sampai ke puncak akhir pembelajaran PER ( Pengantar Erntrepreneur Ritel ), tiba kini saaatnya untuk memasuki gerbang pembelajaran baru yaitu MER ( Menejemen Entrepreneur Ritel ).
Hemmmm ...
Saya terlambat mengikuti kelas Menejemen Ritel ini, dikarenakan waktunya bersamaan dengan mengerjakan tugas akhir dari PER yaitu pemkbuatan video test pasar dan juga sedang menghadapi ujian akhir pembelajaran PER, tugas dari kelas online Pak Ciputra, dan juga tugas wajib Negara yang semakin padat. Seabreg tugas dalam waktu bersamaan cukup menyita banyak waktu, tenaga dan pikiran.
Pelan namun pasti akhirnya satu per satu bias di selesikan kini mengawali dan memasuki dunia pembelajaran baru.
Kelompok belajar saya tidak asing lagi yaitu temen-temen dari PER juga. Ini adalah kesempatan ke-2 saya mengikuti pembelajaran distance education di negara beton.
Kekompakan, keakraban, kebersamaan dan kekeluargaan selalu menghiasai dan meneyertai persahabatan kami seakan satu keluarga, ini lah yang terjalin setelah mengikuti pembelajaran distance education ini.
Setiap minggu kami selalu mengadakan pertemuan, untuk membahasa materi, dan diskusi.
Industri ritel terus berubah seiring dengan perubahan teknologi, perkembangan dunia usah dan tentunya kebutuhan konsumen. Ritel adalah keseluruhan aktivitas bisnis yang terkait dengan penjualan dan pemberian layanana kepada konsumen untuk penggunaan yang sifatnya individu sebagai pribadi maupun keluarga. Agar berhasil dalam pasar ritelyang kompetitif, peritel harus dapat menawarkan produk yang tepat, dengan harga yang tepat, pada tempat yang tepat dan waktu yang tepat. Oleh karena itu , pemahaman peritel terhadap karateristik target pasar atau konsumen yang akan dilayani merupakan hal yang sangat penting.
Dalam operasionalnya peritel menjalankan beberpa fungsi antara lain membantu konsumen dalam menyediakan berbagai produk dan jasa, menjalankan fungsi memecah (bulk breaking ), maupun menambah nilai produk.
Secara keseluruhan, pengelolaaan bisnis ritel membutuhkan implementasi fungsi-fungsi menejemen secara terintregrasi baik fungsi keuangan, pemasaran, sumber daya manusia, maupun operasional.
Dengan
mengucapkan syukur alhamdulillah kepada Allah SWT yang telah memberikan saya
kesempatan untuk mengikuti pembelajaran yang sangat berharga dan tak ternilai
ini. Walau banyak halangan dan rintangan di dalam mengikuti pembelajaran ini
dengan keyakinan aku bisa dan aku harus berhasil mengikuti setiap materi yang
diajarkan dosen akhirnya saya bisa mengikuti. Walau terkadang agak tersendat
denganaktifitas yang saya kerjakan. Satu kata yang selalu ada yaitu "semangattttt''
Setelah saya mengikuti pembelajaran ini, banyak perubanhan yang terjadi pada diri saya diantaranya
Saya bisa me-manage waktu, kini lebih terarah dan bermanfaat
Belajar untuk me-manage keuangan, di setiap akhir bulan selalu tertera cash flow selama sebulan penuh jadi saya bisa mengukur berapa pengeluaran yg saya keluarkan dalam sebulan dan berapa yang bisa saya simpan.
Selalu melihat peluang usaha ketika saya sedang berada dipusat-pusat keramaian.
Terima kasih saya ucapkan kepada Pak Nur Agustinus, Ibu Poedji Tan ( wali kelas ) dan semua dosen pembimbing. Mohon maaf apabila selama mengikuti pembelajaran ini, banyak kata-kata atau perilaku yang tidak berkenan di hati bapak/ibu dosen
Kekompakan, kebersamaan, dan seiya sekata di PER Bacth 3
Selalu ada yang beda dari setiap pembelajaran di Pengantar Entrepreneur Ritel ini, kali ini materi yang dipelajari adalah mengenai ''test pasar''. Proses pembuatan video ini dilakukan secaara bertahap dan dilakukan berulang-ulang, sampai akhirnya bisa menjadi satu kesatuan dan satu rangkaian video berduarasi singkat, padat jelas dan akurat. :-)
Tes pasar ini bertujuan untuk memperkenalkan usaha yang sesang kita jalani kepada masyarakat luas, dan untuk melihat respon dan efektivitas strategi marketing yang diterapkan.
Keuntungan dilakukannya test pasar ini antara lain dapat mengukur respon pasar terhadap produk yang ditawarkan.demikian juga jika menghadapi sejumlah masalah, maka masalah tersebut dapat dilokalisir, dengan demikian dapat membantu memperkecil resiko. Tes pasar juga memberikan waktu kepada tim pemasaran untuk mempersiapkan peluncuran dalam jangkauan yang lebih besar lagi. Dengan test pasar tim pemasaran sudah belajar karakteristik produk dan pasar yang dituju. Hal ini akan memperpendek ''learning curve'' jika kelak peluncuran dilakukan dengan sekala yang lebih besar.
Kerugiannya dilakukan test pasar antara lain membutuhkan waktu juga dikhawatirkan dapat di copy oleh pesaing sehingga si pioneer akan kehilangan momentum.
Tiba saatnya materi pembelajarana ini pada pembuatan toko online. Toko online adalah temapt atau sarana berbelanja yang menggunakan website atau blog sebagai tokonya. Sama halnya dengan toko konvensional atau toko nyata. Toko online juga memiliki produk yang dijual hanya saja dipajang dalam bentuk gambar yang di pajang dalam website atau blog toko online.
Di dalam perkembangan teknologi, sekarang orang menginginkan serba instan, tidak terkecuali juga belanja kebutuhan pokok.
11 hal yang perlu diperhatikan secara seksama jika akan membuka sebuah toko online, yaitu :
1. Foto produk,
Sebuh foto yang asli bukan rekayasa menjadi hal yang wajib di dalam toko online. Karena, manusia sangat mempercayai indera pengelihatan. Pelyuang untuk membeli akan lebih tinggi jika kita mengunggah foto disamping deskripsi produk yang dijual.
2. Konak lengkap
Kontak alamat yang jelas dan bias didatangi secara fisik. Dengan demikian pembeli tidak ragu lagi terhadap toko online yang kita dirikan.
3. Respon cepat
Jika calon pembeli menghubungi kontak alamat melalui telphon diusahakan jangan menunda untuk memberikan respon. Jika Anda tidak sibuk segera berikan respon seakurat mungkin tenteng produk yang ada di toko online Anda.
4. Balas calon pembeli meski terlambat
Kecepatan sangant penting dalam merespon calaon pelanggan. Diusahakan walalupun terlambat harus memberikan respon.
5. Miliki banyak rekening bank
Untuk memudahkan pelanggan dalam pembayaran produk, kita harus memiliki banyak rekening bank. Makin banyak kita mempunyai alternative rekening bank, baik bank swasta maupun bank nasional yang memudahkan pembayaran ini akan semakin bagus bagi perkembangan toko online anda.
6. Hindari perang harga.
Perang harga memang menyenangkan bagi konsumen dalamn jangaka pendek. Kualitas suatu produk tidak terpengaruh secara signifikan oleh patokan harga yang murah.
7. Berikan kepastian dan tepati janji dengan pelanggan
Beri kepastian kepada pelanggan kapan produk barang akan sampai ke alamat yang dituju. Bila perlu berikan no,er resi pengiriman barang agar si pembeli bias memeriksa keberadaan barangnya di kantor ekspedisi yg dipakaiuntuk mengirim barang tersebut.
8. Petunjuk pembelian yang jelas.
Setiap toko online memiliki cara pembelian yang kadang berbeda, Tak heran jika pelanggan mengalami kebingungn
9. Perincian harga barang dan ongkos kirim
10. Update terus menerus
11.Desain dan navigasi yang ramah.
Salah satu tugas kali ini adalah mengirim email ke entrepreneur idola. Sebuah tugas yang gampang-gampang sulit dan cukup mencemaskan. Saya dapati alamat-alamat email dari pencarian di google ada juga yang saya dapatkan dari rekan. Tidak sedikit juga saya mencoba berkirim email baik berada di Indonesia maupu yang berada di luar negeri. Harap-harap cemas berharap email yang saya kirim segera dapat kirimna, ternyata harus bersabar menunggu balasan email. Email balasan tidak kunjung dating hamper tiap saat saya cek dan buka email tetapi hasilnya tetap nihil, sampai-sampai saya sempat putus asa sampai saya putuskan untuk tidak membuka email beberapa hari. Kecemasasn saya berakhir ketika saya dapatkan email balasan.
1. Bapak Teguh Sumampaw
2. Bapak Is Karyono
Beliau pengusaha yang bergerak di bidang kuliner dengan nama rumah makan Mas Bejo di Manado - Sumatra Utara. Karena kesibukan Pak Is wawancara melalui email tidak kunjung ada balasan jadi saya menggunakan cara lain yaitu wawancara ini berlangsung melalui via SMS.
Untuk mengevaluasi rencanan bisnis atau bisnis yang kita sedang jalani kita perlu melihat dari sudut pandang yang jelas dan utuh mengenai model bisnis kita. Bisnis model canvas adalah salah satu alat untuk membantu kita melihat lebih akurat bagaimana rupa usaha yang sedang atau kita jalani. Dengan tool ini kita akan melihat dari gambaran besar namun tetap lengkap dan mendetail tentang apa saja elemen-elemen kunci yang terkait dengan bisnis kita. Dengan demikian kita bias melihat gambaran utuh yang sangat membantu dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan seputar bisnis kita. Dengan mengevaluasi satu demi satu elemen-elemen kunci kita jadi lebih mudah menganalisis apa yang kurang tepat dan pada akhirnya kita bias mengambil langkah untuk mencapai tujuan bisnis kita.
Dalam membuat dan mengisi canvas tiap perusahaan bias berbeda. Bahkan ketika kita membicarakan bisnis restoran maka setiap pembisnis bisa mengisi canvas dengan isian yang berbeda. Ini dikarenakan tiap orng mempunyai keungggulan dan kekurangan masing-masing. Apalagi jika sudah berhubungan dengan bisnis yang menekankan pada kekuatan lokasi.
Alexander Osterwalder dalam bukunya Bussines Model Generation menciptakan sebuah framework yang sederhana dan mudah dimengerti untuk mengembangkan bisnis kita yaitu Business Model Canvas.
Pada business model canvas ini ada Sembilan kotak yang mereprentasikan elemen-elemen kunci yang secara umum akan ada pada semua model bisnis. Kesembilan hal tersebut adalah ;
Customor segments
Value proposition
Channel
Customor relationship
Revenue stream
Key resource
Key activites
Key patners
Cost
1. Customor segments
Customor segment adalah kelompok target konsumen yang akan atau sedang kita bidik untuk menjadi pelanggan kita. Hala yang harus diperhatiakn dalam segmentasi pelanggan adalah kita harus bener-bener bias mendefinisikan secara spesifik siapa segment target pelanggan kita. Segmen targrt bias dibedakan berdasarkan hal-hal berikut, seperti :
Tingkat ekonomo ( menengah, atas atau kalau mau lebih spesifik lagi disegmentasi berdasarkan pendapatan atau uang jajan bualanan target konsumen kita ).
umur
Komunitas tertentu (misalnya komunitas sepeda, komunitas pencinta hewan tertentu atau komunitas ibu-ibu pengejian, dll ).
Prilaku khusus dari target konsumen kita (misalnya reaksisny terhadap harga barang, kadang ada prilaku tertentu yang malah suka dengan barang-barang mahal, ada juga yang bener-bener sensitive terhadap harga pangan yang murah, dll ).
Yang penting adalah kita benar-bener bias membagi ( segmentasi ) target customer kita. Karena, dengan membagi kita lebih bias mengerti dan mengangkap kebutuhan khusus dan sifat-sifat target konsumen kita.
2. Value proposition
Value proposition atau mudahnya produk adalah hal yang kita tawarkan ke target konsumen kita. Misalnya kita jualan bahan makanan organic ke komunitas vegetarian, jualan kreasi dari batik untuk anak muda.
Disebut value proposition adalah biar kita tidak terjebak sama istilah produk yang selalu identic dengan barang. Sementara value proposition tidak selalu tentang barang, dia sifatnya luas seperti jasa arsitek atau jasa konsultasi dan pelatihan bisnis.
3. Channel
Untuk menyampaikan value proposition ke konsumen kita perlu channel. Channel adalah cara yang digunalkan untuk memberikan value propodition kita ke konsumen. Channel ini adalah hal yang sangat perlu diperhatikan karena kalau kurang tepat kita tidak bias meraih target segmen kita. Cganel bias juga disebut bagaimana cara kita menyampaikan produk kepada konsmen. Channel tersebut bias berupa penjualan langsung, bias juga melalui distributor, melalui tenaga marketing, bias juga melalui website, bias melalui forum jual beli,atau melalui thread kaskus.
4. Customer Relationship
Salah satu misi marketing adalah untuk terus menambah lagi konsumen yag bisa dilayani, Hal ini tentunya semakin banyak penjualan. Cara untuk mendapatkan, menambah jumlah konsumen dan untuk mempertahankan konsumen agar terus setia dengan kita adalah dengan membutat hubungan baik dengan pelanggan. Ini yang disebut dengan customer relationship yaitu wadah untuk terus berhubungan dan semakin mempererat hubungn dengan pelanggan itu.
5. Revanue stream
Sebuah bisnis yang baik dan mantaf harus memiliki arus pendapatan ( revenue stream ) yang sangat jelas dan masuk akal.
6.key resource
Salah satu kunci keberhasilan suatu usaha bisnis yaitu adalah sumber daya manusia ini adalah asset yang dibutuhkan dan diperlukan untuk menawarkan dan memberikan unsur-unsur yang sudah dijelaskan sebelumnya.
7. Key activities
Dengan melakukan beberapa atau sejumlah kegiatan yang menunjang berjalannya aktivitas usaha untuk maju dan berkembang ini adalah salah satu kunci tercapainya suatu usaha bisnis yang dijalani.
8. Key patners
Dengan menjalin hubungan yang baik dengan patner bisnis ini adalah kunci sebagai langkah untuk mengembangkan perusahaan yang sedang dijalani.
9. Coast
Salah satu yang menunjang suatu bisnis bisa berkembang besar adalah dengan adanya kerja sama dengan mitra kerja. Dengan terjalinnya kemitraaan yang baik dan harmonis ini akan memperluas jaringan usaha sesuai yang diharapkan.